Forgot Password Register

Jaksa KPK Ajukan Banding Atas Vonis Billy Sindoro

Jaksa KPK Ajukan Banding Atas Vonis Billy Sindoro Febri Diansyah (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Jaksa KPK mengajukan banding ke Pengadilan Negeri Tipikor Bandung atas vonis terdakwa Billy Sindoro dalam kasus suap proyek Meikarta. 

"Hari ini Jaksa KPK sudah mengajukan banding di Pengadilan Negeri Tipikor pada PN Bandung terhadap terdakwa Billy Sindoro. Sedangkan untuk terdakwa lain yang telah didakwa bersama-sama waktu itu, kami menyatakan setuju dengan putusan tersebut karena dipandang telah sesuai," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Mulia, Jakarta Selatan, Selasa (12/3/2019). 

Sebelumnya, pada 5 Maret 2019, Hakim PN Tipikor Bandung menjatuhkan vonis bagi empat terdakwa suap proyek Meikarta di Cikarang, Jawa Barat. Keempat terdakwa divonis dengan hukuman berbeda. 

Baca juga: Ketua KPK Berharap Hukuman Billy Sindoro Diperberat, Kenapa?

Terhadap Billy, hakim memvonis hukuman 3,5 tahun dan denda Rp100 juta subsider 2 bulan penjara. Hukuman itu lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan penjara.

Sementara itu terdakwa Taryudi dan Fitradjaya Purnama divonis 1,5 tahun dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan. Putusan itu juga lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK yakni 2 tahun penjara dan denda Rp100 juta dengan subsider 2 bulan penjara. 

Terdakwa keempat, Hendry Jasmen juga divonis lebih rendah dari tuntutan yakni selama 3 tahun dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan penjara. Sementara tuntutan jaksa KPK selama 4 tahun penjara. 

Febri menjelaskan, KPK tidak ajukan banding atas tiga terdakwa lainnya karena menilai hukuman tersebut telah sesuai. Selain itu para terdakwa dinilai terbuka selama proses persidangan dan beberapa keterangan para terdakwa membantu proses pembuktian.

Baca juga: Sidang Kasus Suap Meikarta, Majelis Hakim Tolak Eksepsi Billy Sindoro

"Kenapa KPK menyatakan banding untuk Billy? Karena kami pandang putusannya belum proporsional dibanding tuntutan dan putusan. Kedua, kami juga cermati, dan berharap ini bisa jadi pertimbangan ditingkat banding bahwa Billy Sindoro sebelumnya juga pernah diproses secara hukum dalam kasus korupsi oleh KPK sehingga kami harap hal ini bisa jadi pertimbangan lebih lanjut," jelas Febri.

Diketahui Billy pernah terjerat kasus tindak pidana korupsi pada tahun 2008. Ketika itu Billy terlibat kasus suap penayangan liga Inggris yang dilaporkan PT Indosat Mega Media, Indonesia Tele Media, dan MNC Sky Network kepada Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada September 2007.

Pada kasus itu, Billy disangka terlibat penyuapan dengan barang bukti pecahan uang Rp100.000 sebesar Rp500 juta yang disimpan di dalam tas hitam. Billy kemudian dihukum penjara 3 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan oleh majelis hakim tindak pidana korupsi pada tahun 2009.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More