Pantau Flash
FKUB Minta Pemprov Papua Gandeng Ulama saat Investigasi di Jawa Timur
Minta Penjelasan Soal Pajak IMEI, Sri Mulyani akan Datangi Menkominfo
Wali Kota Depok Pilih Gabung DKI Jakarta Ketimbang Provinsi Bogor Raya
Kondusif, Pertamina Kembali Salurkan BBM di Manokwari, Sorong, dan Jayapura
Wiranto Sebut Situasi Keamanan di Papua Sudah Kondusif

Perampokan Bos SPBU, Tersangka Buang Barang Bukti Besi ke Sungai

Perampokan Bos SPBU, Tersangka Buang Barang Bukti Besi ke Sungai Tersangka perampokan bos SPBU. (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia Pramana)

Pantau.com - Tersangka perampokan terhadap bos SPBU, yakni S mengaku telah membuang batang besi yang digunakan untuk memukul majikannya ke sungai yang berada disekitar rumah kosnya.

"Alat (batang besi) dibuang di sungai di daerah Tendean atau tepatnya didekat sekolah Tarakanita," ucap Wadir Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary di Polda Metero Jaya, Sabtu, 18 Mei 2019.

Baca juga: Perampokan Bos SPBU, Tersangka Telah Rencanakan Aksinya

Batang besi sepanjang 80 sentimeter itu dibuang oleh tersangka untuk menghilangkan barang bukti setelah digunakan memukul bagian kepala majikannya beberapa kali.

"Pelaku sempat memukul korban sebanyak 3 kali," kata Ade.

Namun, hingga saat ini, sambung Ade, pihaknya masih mencari keberadaan batang besi itu. Sebab, pada saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) batang besi tak ditemukan.

"Masih kita cari ya, alat bukti itu masuk daftar pencarian barang," cetus Ade.

Diberitakan sebelumnya, Bos Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Hartono Sugimin menjadi korban perampokan. Alhasil, uang senilai Rp 70 juta hasil penjualan raib digasak para pelaku.

Aksi perampokan itu terjadi di kediaman Hartono yang berada di Jalan Hang Tuah Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Mei 2019. Bahkan akibat hal itu, Hartono mengalami luka-luka disekujur tubuhnya. Mulai dari bagian kuping sebelah kanan dan kepala bagian belakang benjol.

Baca juga: Polisi Jelaskan Motif Dibalik Perampokan Bos SPBU

Namun, tak lama kemudian tersangka yang belakangan diketahui sebagai sopir pribadinya itu yakni berinisial S berhasil ditangkap. Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan diancam hukum penjara 9 tahun.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional