Pantau Flash
Gokil! Olimpiade Tokyo 2020 Perkenalkan Robot Canggih nan Futuristik
Sulitnya Klaim Asuransi Masuk 10 Besar Keluhan Konsumen Indonesia
4 Bocah Jadi Tewas Akibat Kebakaran Rumah di Kota Batu
Bukan Erick Thohir, Gojek Justru Tarik Boy Thohir untuk Isi Kursi Komisaris
Kemenpora-PASI Saring Atlet Berprestasi di ASG untuk SEA Games

Transaksi Pinjaman Online di Awal Ramadhan Meningkat 20 Persen

Transaksi Pinjaman Online di Awal Ramadhan Meningkat 20 Persen Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkapkan peningkatan transaksi pinjaman online selama bulan Ramadhan 2019 diprediksi mencapai 15 hingga 20 persen.  

"Angka pastinya lagi dilihat, kalau yang lalu 15-20 persen dengan adanya penambahan penyelenggara peningkatan bisa lebih dari itu," ujar Ketua Harian AFPI, Kuseryansyah saat ditemui di Centennial Tower, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Dari 113 Fintech Terdaftar, Baru 5 yang Kantongi Izin OJK

Jumlah tersebut, meningkat jika dibandingkan bulan-bulan biasanya. Kus juga mengatakan, jika dibandingkan momentum Lebaran tahun 2018 diproyeksi meningkat 30 hingga 40 persen. 

"Dibandingkan lebaran tahun lalu bisa 30 hingga 40 persen," katanya. 

"Kita belum tahu kemungkinan setelah lebaran bisa jadi masih ada peningkatan," imbuhnya 

Ia menuturkan, beberapa borrowers atau peminjam di platform pinjaman online ini ada yang menggunakan dananya untuk keperluan membeli tiket mudik. 

Baca juga: Pinjaman Online Ini Klaim Gerai Pulsa akan Tetap Eksis, Yakin?

"THR kan baru dibayarkan tanggal 21 22, dua minggu sebelum lebaran. Orang beli tiket baru tgl 21, 22 harganya udah harga atas. Kalau mau harga murah ngambilnya dari sekarang," katanya. 

"Terutama untu first jober/millenial. Nah ini mereka bisa pakai sementara untuk brdiging menggunakan peer to peer lending, nanti waktu dibayarkan THR langsung dilunasi," ungkapnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: