Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Soroti Keterangan Saksi 02, TKN: Kemenangan Kami 16,9 Juta

Oleh Sigit Rilo Pambudi
SHARE   :

Soroti Keterangan Saksi 02, TKN: Kemenangan Kami 16,9 Juta

Pantau.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily menyoroti keterangan saksi yang dihadirkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Mengamati secara seksama para saksi yang dihadirkan Tim Hukum 02, sungguh kesaksiannya jauh dari opini yang dikembangkan mereka selama ini. Tuduhan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif atau TSM hanya isapan jempol belaka," ujar Ace dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/6/2019).

Baca juga: Saksi 02 Sebut Terima Materi "Kecurangan Bagian Demokrasi" dari TKN

Menurut Ace pihak 02 sebagian besar saksinya merupakan pemdukung Prabowo-Sandi. Menurutnya, hal tersebut hanya bisa menunjukkan asumsi saja di mata masyarakat yang menyaksikan sidang.

"Contohnya, kesaksian Agus Maksum yang menyatakan ada DPT invalid sebanyak 17,5 juta. Ternyata data-datanya tidak bisa dibuktikan. Padahal tentang persoalan DPT itu sebetulnya selalu mengulang-ulang dari proses pemutakhiran data yang telah dilakukan secara bersama-sama antara KPU, Tim pasangan 01 dan pasangan 02," ungkapnya.

Baca juga: Bermodal Video YouTube, Saksi 02 Sebut Gubernur Ganjar Melanggar 

Ace beranggapan bahwa kesaksian yang diberikan oleh saksi kubu 02 justru menjadi ironis. Sebab, menurutnya, keterangan saksi-saksi justru berujung kepada serangan balik kepada pihak paslon 02.

"Pada beberapa kasus yang mereka sampaikan ironisnya justru peristiwa kecurangan yang mereka tuduhkan itu, justru pasangan 02 yang menang. Misalnya kasus di Kab Kubu Raya Kalbar dan Kab Barito Kuala Kalsel. Juga soal DPT ganda yang menurut pengakuan saksi ditemukan di Bogor, Makasar dan daerah lainnya justru di daerah-daearh tersebut pasangan 02 juga menang. Sungguh sangat ironis," tuturnya.

"Kami meyakini bahwa untuk membuktikan selisih suara kemenangan kami sebesar 16,9 juta suara sangat jauh sekali untuk dibuktikan. Para saksi tidak cukup meyakinkan untuk menunjukan adanya perbedaan selisih hasil suara Pilpres 2019," sambungnya.

Penulis :
Sigit Rilo Pambudi