Pantau Flash
Kemenkeu: Kita Sudah Resesi Sepanjang Tahun
Kemenhub: 3 Maskapai Langgar Aturan Kapasitas Pesawat
Camat di Perbatasan Negara Bakal Punya Kewenangan Multidisiplin Ilmu
Percepat Ekspor-Impor, Mendag Dorong Ekosistem Logistik Nasional
Mabes Polri Larang Seluruh Kegiatan Keramaian di Tingkat Wilayah

Bamsoet Minta Kemkominfo Tingkatkan Pengawasan Tangkal Hoaks COVID-19

Bamsoet Minta Kemkominfo Tingkatkan Pengawasan Tangkal Hoaks COVID-19 Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong agar Kementerian Komunikasi dan Informasi dapat meningkatkan pengawasan untuk menangkal hoaks terkait COVID-19.

"Kemkominfo memperkuat sinergi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Polri dan platform digital untuk terus memantau kabar bohong atau hoaks yang beredar di masyarakat serta meningkatkan pengawasan," kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, di Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Polisi Sebut Kabar Perampokan di Pondok Indah Adalah Hoaks

Penguatan sinergi dan pengawasan itu lanjut dia salah satu bentuknya yakni dengan patroli siber dan menerapkan pemblokiran pada setiap situs atau akun yang terbukti melakukan penyebaran hoaks.

Bamsoet mendorong pengawasan lebih ditingkatkan karena berita hoaks seputar COVID-19 masih banyak beredar bahkan meluas terutama melalui media sosial.

Hal itu kemungkinan akibat minimnya ataupun ketidakjelasan informasi dari otoritas yang memicu munculnya disinformasi. Data Kemkominfo menyatakan sepanjang 23 Januari hingga 21 April 2020 terdapat 568 kabar bohong terkait COVID-19.

Baca juga: Seorang Wanita Sebar Hoaks Terkait Korona, Berujung Permintaan Maaf

Oleh karena itu, dia juga mendorong agar pemerintah lebih aktif memberikan informasi yang benar dan transparan, termasuk melakukan verifikasi kabar bohong atau hoaks yang beredar di masyarakat, guna membangun kepercayaan publik.

Pemerintah dinilai juga perlu memperbaiki pola komunikasi publik dengan lebih intens, mengedukasi masyarakat mengenai informasi seputar COVID-19 serta menjaga komunikasi publik yang komprehensif sehingga efektif dalam mengantisipasi hoaks yang beredar.

"Saya mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi perihal penanganan COVID-19 pada situs resmi milik pemerintah www.covid19.go.id dan www.covid19.kemkes.go.id, sebagai sumber berita atau informasi yang valid dan akurat," ujarnya.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: