Pantau Flash
Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona
Komisioner KPAI Sitti Himawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
Survei Indo Barometer: Prabowo Diunggulkan Jadi Capres 2024, Anies Kedua
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona

KPK: Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Rugikan Negara Rp105,88 Miliar

KPK: Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Rugikan Negara Rp105,88 Miliar Wakil Ketua KPK Laode M Syarief (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan satu orang tersangka dari pihak swasta dalam pengembangan kasus Proyek Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Tahun Anggaran 2013-2015, yakni Direktur PT. Mitra Bungo Abadi, Makmur (MK) alias AAN.

"Tersangka MK, diduga bersama-sama dengan M. Nasir (Kadis PU Bengkalis), Hobby Siregar selaku Direktur Utama PT. MRC dkk melakukan tindak pidana korupsi dalam Proyek Peningkatan Jalan Batu Panjang Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Jadi Tersangka Korupsi Proyek Jalan

Laode mengungkapkan, Makmur diduga melakukan korupsi dengan memperkaya dirinya sendiri sebanyak Rp60,5 miliar dari total kerugian Rp105,88 miliar.

"Diduga kerugian keuangan negara dalam proyek ini adalah Rp105,88 miliar, di mana tersangka MK diduga diperkaya Rp60,5 miliar," ucapnya.

Atas perbuatannya, Makmur disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca juga: Amril Mukminin Telah Terima Suap Sebelum Jadi Bupati Bengkalis

Dalam kasus ini, sebelumnya KPK telah memproses dua orang sebagai tersangka dan mendakwa ke persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Pekanbaru. Keduanya adalah Nasir dan Hobby Siregar. 

Keduanya didakwa memperkaya diri sendiri atau korporasi terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013- 2015. 


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Reporter
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: