Pantau Flash
KPK Panggil Sekjen DPR RI Jadi Saksi Kasus Impor Bawang Putih
LAPAN Bangun Bandar Antariksa di Biak Tahun 2020 Mendatang
25 Kelurahan di DKI Jakarta Masuk Kategori Rawan Banjir
Aceh Juga Diguncang Gempa Magnitudo 5,1
Gempa M 5,9 Kembali Guncang Maluku Utara

Didukung Teknologi Informasi, Tapi Tak Semudah Itu Jadi Orangtua Milenial

Didukung Teknologi Informasi, Tapi Tak Semudah Itu Jadi Orangtua Milenial Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Jika kamu cukup aktif mencari informasi pola pengasuhan anak di dunia maya, berarti masuk dalam golongan orangtua milenial. Menjadi orangtua jenis ini tidaklah mudah, sebab kamu akan menghadapi anak-anak dari generasi Alpha yang cukup kritis.

Baca juga: Bukan Usia, Tapi Faktor Ini yang Bisa Menentukan Kapan Anak Sekolah

Psikolog anak dan keluarga, Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd menyebutkan beberapa ciri dari orangtua milenial yakni aktif mencari tips pengasuhan anak dari dunia maya, mengabadikan milestone anak di media sosial dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi dengan kemampuan parentingnya.

Selain itu, orangtua milenial biasanya memiliki anak di usia yang lebih matang dan mengajarkan anak untuk lebih gender free.

Namun menurut Rosdiana, menjadi orangtua milenial tidaklah mudah. Saat orangtua ini mencari sumber pola pengasuhan dari internet, mereka juga cenderung untuk memberikan anak gadget sehingga anak akan lebih banyak duduk daripada melakukan aktivitas bersama dengan dengan orang tua.

"Orangtua milenial harus memberikan contoh pada anak bukan nasihat. Karena anak itu kan lebih banyak mencontoh ya. Terus buat para orangtua milenial, baiknya berikanlah anak-anak pengalaman bukan berupa barang atau uang," ujar Rosdiana di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

"Pengalaman seperti apa? Ajak anak untuk melakukan eksplorasi olahraga, gerak, seni, gambar apapun untuk mencari minat anak. Terus kurangi penggunaan gadget, berikan anak pengalaman sensorik," tambahnya.

Baca juga: 4 Cara Cerdas Orangtua Dampingi Anak dalam Bersosial Media

Hal yang paling sering terjadi di kalangan orangtua milenial adalah membandingkan hidupnya atau kemampuan anaknya dengan orang lain, hal ini yang nantinya akan memaksakan minat anak.

"Tidak membandingkan hidup kita dengan orang lain, berikan anak contoh hidup yang lebih adaptif dan biarkan anak untuk mencoba segala hal. Soalnya kalau dilarang-larang, anak akan takut untuk melakukan sesuatu. Nanti dia akan berpikir bahwa dunia ini tidak aman baginya," jelas Rosdiana.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: