Forgot Password Register

Total Investasi PLN untuk Asian Games Capai Rp 5,7 Triliun

General Manager PLN Transmisi Jawa Bagian Barat, Trino Erwin (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika) General Manager PLN Transmisi Jawa Bagian Barat, Trino Erwin (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mempersiapkan kebutuhan pasokan listrik untuk Asian Games sejak tahun 2017 dan semakin intens hingga tahun 2018 ini.

General Manager PLN Transmisi Jawa Bagian Barat, Trino Erwin memaparkan total biaya penguatan pasokan untuk mensuplai venue, persiapan operasi Jaringan dan Gardu Induk dan Piket masa siaga selama kegiatan Asian Games sebesar Rp850 miliar.

"Inventasi kita untuk di Jakarta ini cukup besar tidak kurang di transmisi saja Rp850 miliar yang kita siapkan untuk membangun energi listri ke wilayah 31 gardu induk yang ada di wilayah Jakarta," ujarnya saat ditemui usai apel siaga Pasukan Piket Asian Games 2018 di Unit Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Cawang, Jakarta Timur, Selasa (10/7/2018).

Baca juga: Ajang Asian Games, PLN Siapkan 100 Sirkuit Jaringan Transmisi

Kepala Divisi Operasi Regional JBB, Bima Putrajaya menambahkan, untuk biaya operasional yang dikeluarkan hingga saat ini telah mencapai Rp280 miliar.

"Biaya yang kami keluarkan perlu kami sampaikan walaupun ini tidak langsung, dan ada yang langsung biaya operasional sudah mencapai Rp280 miliar untuk mendukung kegiatan Asian games," katanya.

"Rp 280 milyar itu biaya operasional nya orang, mobil, pengamanan, kendaraan, untuk pemeliharaan itu kira-kira yang sudah diserap," paparnya.

Baca juga: Bukan Hanya Cabai, Harga Telur Juga Naik Jadi Rp30.000 per Kilogram

"Rp 5,7 triliun investasinya. Ada yang dedicated ada yang support perkuatan, salah satu biaya investasi seluruhnya dari Jawa sampai sumatera," imbuhnya.

Jumlah tersebut menurutnya mulai dari ganti konduktor transmisi, Suryalaya, sampai ke Jakarta, penggantian trafo-trafo. 

"PLN itu menyiapkan Asian games tidak hanya ditranmisi ini, mulai dari energi primer, kesiapan energi primer, kesiapan dari batubara gas. Kedua, pembangkit, semua pembangkit-pembangkit yang pasok ke sistem 500kw/150kv kita assement, terus transmisi pak trino, termasuk gardu induk. Terakhir distribusi, dan genset dan juga UPS Itu juga di distribusi," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More